JAEJA.id – Waktu tunggu pasien di RSUD I Lagaligo kini dimanfaatkan sebagai ruang edukasi kesehatan. Melalui penyuluhan langsung, rumah sakit ini mengajak masyarakat lebih peduli terhadap penyakit tuberkulosis.
Kegiatan tersebut digelar di ruang tunggu poliklinik, Senin 16 Maret 2026, dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia dan HUT ke-52 Persatuan Perawat Nasional Indonesia.
Menariknya, penyuluhan ini tidak sekadar formalitas. Pengunjung mendapat penjelasan langsung dari dokter spesialis paru, dr. Mungky Kusuma Wardani, terkait bahaya TBC hingga cara pencegahannya.
“Tuberkulosis adalah penyakit menular yang masih menjadi perhatian serius. Masyarakat harus segera memeriksakan diri jika mengalami batuk berkepanjangan atau gejala lain,” jelasnya.
Namun demikian, edukasi ini juga menjadi bagian dari strategi pelayanan rumah sakit yang lebih proaktif. Tidak hanya fokus pada pengobatan, RSUD I Lagaligo mulai memperkuat pendekatan pencegahan dan promosi kesehatan.
Di sisi lain, program ini dinilai efektif karena menyasar langsung pengunjung yang sedang menunggu layanan. Informasi yang disampaikan pun lebih mudah dipahami karena interaktif dan langsung dari tenaga medis.
Pihak rumah sakit menegaskan, peningkatan kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama. Dukungan tenaga kesehatan, termasuk perawat yang tergabung dalam PPNI, menjadi kunci dalam menjaga mutu pelayanan.
Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Selain menambah wawasan, penyuluhan ini dinilai membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini TBC.(kin)



