JAEJA.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur meluncurkan inovasi digital SI-PINTAR JUARA sebagai upaya memperkuat tata kelola pendidikan berbasis data dan teknologi.
SI-PINTAR JUARA atau Sistem Informasi Pengelolaan Instrumen, Tenaga Ajar dan Pelajar Maju dan Sejahtera dirancang untuk mengatasi berbagai persoalan pengelolaan data pendidikan yang selama ini masih tersebar dan belum terintegrasi.
Melalui sistem tersebut, data sekolah, tenaga pendidik, peserta didik, hingga sarana prasarana dapat dikelola secara real-time.
Platform ini juga dilengkapi fitur Geotagging, Photo Metadata, Artificial Intelligence (AI) Data Validation, dan Executive Dashboard untuk mendukung validasi data yang lebih akurat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Raoda K, mengatakan SI-PINTAR JUARA menjadi langkah nyata menuju pelayanan pendidikan yang lebih modern.
“SI-PINTAR JUARA bukan sekadar aplikasi, tetapi instrumen perubahan dalam tata kelola pendidikan yang lebih tepat sasaran,” kata Raoda.
Menurutnya, sistem tersebut akan membantu pemerintah daerah dalam pemerataan distribusi guru, pemetaan kebutuhan sekolah, serta penyaluran bantuan pendidikan yang lebih efektif.
Menariknya, aplikasi ini juga memiliki fitur Offline-Sync yang memungkinkan operator sekolah tetap menginput data meski tanpa jaringan internet.
Data akan tersinkronisasi otomatis saat koneksi tersedia.
Raoda menambahkan keberhasilan transformasi digital juga harus didukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan.
Melalui SI-PINTAR JUARA, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menargetkan terwujudnya satu data pendidikan yang valid, terintegrasi, dan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.(kin)



