JAEJA.ID – Penggunaan plat nomor Jakarta pada kendaraan operasional PT Antareja Mahada Makmur (AMM) kembali menjadi perhatian DPRD Kabupaten Luwu Timur.
DPRD berencana mengundang kembali manajemen PT AMM dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas kelanjutan komitmen terhadap pendapatan daerah.
Anggota DPRD Luwu Timur dari PDIP, Andi Ahmad, menekankan pentingnya kontribusi perusahaan besar seperti PT AMM terhadap daerah tempat mereka beroperasi.
Salah satu bentuk kontribusi itu adalah penggunaan kendaraan berplat lokal agar pajak kendaraan masuk ke kas daerah Luwu Timur, bukan daerah lain.
BACA JUGA: Fraksi Nasdem Soroti Proyek Mangkrak Tahun 2024 di Luwu Timur
Menurut Andi Ahmad, kendaraan berplat luar daerah dapat mengurangi potensi penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.
Ia menyebut perlu ada dialog terbuka agar perusahaan dapat menjelaskan kendala administratif terkait perubahan plat kendaraan.
“Kami harap PT AMM bisa memberikan penjelasan. Yang utama adalah adanya niat baik dan kepedulian terhadap daerah ini,” ujar Andi Ahmad.
PT AMM diketahui merupakan mitra PT Vale Indonesia yang bertugas mengangkut ore nikel dari Bahodopi, Sulawesi Tengah, ke smelter di Sorowako.
Proses perpindahan administrasi kendaraan lintas provinsi sering memerlukan waktu dan dokumen tambahan yang tidak sedikit.
DPRD berharap kendala administratif tersebut dapat dijelaskan secara terbuka dan solusinya dicari bersama demi kebaikan daerah.
Dengan adanya RDP lanjutan, DPRD optimistis tercapai kesepahaman antara pemerintah daerah dan perusahaan untuk keberlanjutan pembangunan di Luwu Timur.(kin)



