JAEJA.ID — Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Batara Guru Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban kebakaran di Sorowako, Kecamatan Nuha, Ahad (31/8/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh keluarga dan anak-anak terdampak melalui berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif, seperti permainan interaktif, menggambar, bercerita, hingga kegiatan kreatif lainnya. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diarahkan untuk menyalurkan emosi, memulihkan kondisi psikologis, serta menumbuhkan kembali rasa aman dan keceriaan mereka pasca musibah.
Pelaksanaan trauma healing ini juga melibatkan Forum Anak Kabupaten Luwu Timur serta mendapat pendampingan langsung dari perwakilan Kementerian Sosial RI. Sinergi lintas pihak tersebut menjadi wujud nyata kepedulian bersama terhadap pemulihan mental dan emosional anak-anak korban bencana.
Plt. Kepala Dinas Sosial P3A Luwu Timur, Joni Patabi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pendampingan psikososial memiliki peran penting dalam proses pemulihan anak-anak yang terdampak musibah.
“Pendampingan psikososial merupakan langkah penting untuk memperkuat mental anak-anak, menumbuhkan semangat, serta memberikan dukungan agar mereka kembali ceria pasca musibah kebakaran,” ujar Joni.
Ia juga berharap kegiatan ini tidak hanya membantu pemulihan psikologis anak-anak, tetapi juga memberi kekuatan bagi keluarga yang tengah beradaptasi dengan situasi pascabencana.
“Kami berharap anak-anak korban kebakaran dapat segera bangkit dan keluarga yang terdampak memperoleh ketabahan serta dukungan moral dalam menghadapi kondisi ini,” tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pemberian dukungan moral kepada seluruh keluarga korban, sebagai bentuk solidaritas dan empati dari pemerintah serta masyarakat sekitar. (DW)



