JAEJA.ID – Kampanye akbar Irwan Bachri Syam-Puspawati Husler (Ibas-Puspa) bertajuk ‘Konsolidasi Masyakarat Biasa’ di Lapangan Wonorejo, Mangkutana, Luwu Timur, Sabtu 23 November 2024, mengakibatkan kemacetan parah sepanjang jalan Trans Sulawesi.
Untuk itu, Ketua Panitia Konsolidasi Masyarakat Biasa, Syawal memohon maaf kepada masyakarat Luwu Timur serta para pengguna jalan karena aktivitasnya terganggu.
Syawal juga mengapresiasi kerja keras petugas dari TNI/Polri dan Satpol-PP dalam mengamankan dan mengatur lalu lintas.
Kemacetan sepanjang jalan Trans Sulawesi dari Burau hingga Malali disebabkan oleh pergerakan puluhan ribu simpatisan dari 11 Kecamatan menuju Lapangan Wonorejo, Mangkutana, untuk menghadiri kampanye akbar Ibas-Puspa.
“Mohon maaf kepada seluruh masyarakat Luwu Timur dan pengguna jalan atas kemacetan hari ini. Kami tidak menyangka antusiasme masyarakat begitu besar,” kata Syawal.
Pergerakan massa dimulai sekitar pukul 09.00 WITA dengan ribuan kendaraan, termasuk sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk, yang memenuhi jalan menuju lokasi kampanye.
Syawal juga menyampaikan apresiasi kepada personil TNI – Polri yang turut membantu pengamanan dan kelancaran kegiatan Konsolidasi Masyarakat Biasa.
Ibas-Puspa, paslon nomor urut 03 di Pilkada Luwu Timur menawarkan sejumlah program yang pro rakyat dan diyakini mampu mengatasi persoalan yang dihadapi masyarakat.
BACA JUGA: Debat Terakhir Berjalan Lancar, Ketua KPU Luwu Timur Ajak Masyarakat Jaga Pilkada Aman dan Damai
Seperti tiga kartu sakti yaitu Kartu Luwu Timur Pintar, Kartu Luwu Timur Sehat dan Kartu Lansia yang memberikan Rp 1 juta per bulan untuk lansia.
Bukan hanya itu, IBAS-Puspa juga menawarkan program Rp 2 Miliar 1 desa untuk menciptakan pembangunan yang merata dan kemandirian desa.
Untuk bantuan usaha, pasangan romantis ini juga menawarkan bantuan UMKM yang nilainya bisa sampai Rp 50 juta.
Sementara di bidang keagamaan, Ibas-Puspa memprogramkan wisata religi, membagikan sepeda motor kepada imam masjid, pendeta, pandita dan kepala dusun.(*)



