LUWU TIMUR – SDN 183 Buyuntana menggelar kegiatan sosialisasi visi dan misi sekolah yang dihadiri sekitar 120 orang tua siswa dan dewan guru, di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (21/05/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pihak sekolah dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan serta pembentukan karakter siswa.
Selain pemaparan visi dan misi sekolah, kegiatan juga dirangkaikan dengan sosialisasi program Pemkab Luwu Timur, Gerakan Pejuang Subuh, yakni program pembiasaan anak-anak untuk melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid.
Kepala SDN 183 Buyuntana, Risamasari mengatakan, keterlibatan orang tua sangat penting dalam mendukung pembentukan karakter dan disiplin anak sejak dini.
“Melalui sosialisasi ini kami ingin menyamakan persepsi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik anak, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga pembentukan karakter dan spiritual,” ujarnya.
Menurutnya, Gerakan Pejuang Subuh menjadi salah satu langkah positif Pemkab Luwu Timur untuk menanamkan kebiasaan baik kepada siswa agar lebih disiplin, religius dan memiliki akhlak yang baik.
Khusus untuk SDN 183 Buyuntana mengusung tagline ‘Baku Sayangki, Baku Jagaki’ untuk menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan sekolah.
“Harapan kami, anak-anak terbiasa bangun lebih awal dan melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid bersama orang tua maupun lingkungan sekitar,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembentukan komite sekolah yang baru.
Berdasarkan hasil musyawarah, Sujarwo terpilih sebagai Ketua Komite, Rubiati sebagai Wakil Ketua dan Ludia sebagai Sekretaris.
Pihak sekolah berharap komite yang baru dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung berbagai program pendidikan dan peningkatan kualitas sekolah di masa mendatang.(kin)



