JAEJA.ID – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Dilla Nurdian, memperkenalkan inovasi baru dalam reses tahun anggaran 2024-2025 dengan meluncurkan program **Kotak Aspirasi**. Program ini memungkinkan warga Dapil 1 menyampaikan keluhan dan masukan tanpa terikat waktu atau pertemuan langsung. Inovasi ini resmi diluncurkan pada Selasa (19/11/2024).
“Kotak Aspirasi dibuat agar masyarakat lebih fleksibel dalam menyampaikan keluhan. Cukup tulis aspirasi di kertas dan masukkan ke kotak. Semua akan saya catat dan bawa ke rapat untuk ditindaklanjuti,” ujar Dilla.
Dalam lima titik reses yang digelar, isu pendidikan menjadi sorotan utama. Banyak warga mengeluhkan kondisi sekolah yang membutuhkan renovasi serta kesejahteraan guru honorer yang masih kurang mendapat perhatian. Selain itu, rumitnya prosedur pelayanan kesehatan juga menjadi keluhan masyarakat.
“Warga berharap prosedur berobat dipermudah. Selain itu, keluhan terkait pertanian, irigasi, dan penerangan juga muncul. Meskipun bukan bidang komisi saya, saya akan tetap memperjuangkannya,” jelas Dilla.
Fasilitas sarana ibadah seperti musala yang tidak memiliki MCK memadai turut disoroti. “Fasilitas ini sangat penting untuk kenyamanan ibadah. Saya akan berupaya agar masalah ini segera ditangani,” tegasnya.
Dilla juga menyoroti kebutuhan tenaga kesehatan profesional, khususnya bidan desa, yang dinilai sangat penting untuk membantu masyarakat. “Pelayanan kesehatan harus diberikan oleh tenaga profesional agar lebih efektif,” tambahnya.
Meski tak ingin memberikan janji kosong, Dilla berkomitmen memperjuangkan setiap aspirasi yang diterima. “Insya Allah, saya akan berusaha agar aspirasi ini dapat diwujudkan melalui program yang bermanfaat,” ujarnya.
Dengan adanya Kotak Aspirasi, Dilla berharap lebih banyak warga yang berpartisipasi menyampaikan keluhan dan usulan demi menciptakan solusi yang tepat dan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.



