JAEJA.ID – Toyota Land Cruiser yang kini menjadi mobil dinas Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam (Ibas), tengah menjadi perbincangan hangat publik.
Mobil mewah berjenis SUV ini memicu berbagai reaksi, terutama terkait upaya efesiensi anggaran daerah.
Land Cruiser yang digunakan oleh Ibas bukanlah pengadaan baru, melainkan merupakan warisan dari era kepemimpinan Bupati sebelumnya, Budiman.
Yah, mobil dinas Bupati Luwu Timur itu ternyata orderan Budiman tapi yang menggunakannya adalah Ibas, selaku suksesornya.
BACA JUGA: Momen Bersejarah, Presiden Prabowo Bakal Lantik Ibas-Puspa Jadi Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur
Menurut informasi, kendaraan tersebut sudah menjadi bagian dari anggaran pengadaan pada tahun 2024, pada masa pemerintahan Budiman sebagai Bupati Lutim.
Kepala Bagian Umum Pemkab Luwu Timur, Wanda menjelaskan bahwa mobil tersebut usulan Pemkab Lutim pada masa kepemimpinan Budiman.
Pengadaan mobil dinas Bupati Luwu Timur baru terlaksana saat Ibas menjabat.
“Iya, kendaraan itu usulan pada periode bupati sebelumnya (Budiman-Akbar),” ujar Winda.
Meskipun pengadaan mobil dinas ini pada era pemerintahan Budiman, keputusan untuk membeli kendaraan mewah ini tetap saja menjadi sorotan.
Sebagai informasi, Toyota Land Cruiser tersebut memiliki banderol sekitar Rp 2,6 miliar, dengan mesin diesel 3.346 cc, tenaga 301 horse power, serta transmisi otomatis.
BACA JUGA: Irwan Bachri Syam Resmi Gantikan Budiman sebagai Bupati Luwu Timur, Dilantik oleh Presiden Prabowo
Hal ini menambah kesan kemewahan yang menyertai penggunaan mobil ini sebagai kendaraan dinas.
Di tengah kondisi keuangan daerah yang terbatas dan wacana efisiensi anggaran, pengadaan mobil dinas mewah ini mendapat respons beragam dari masyarakat.
Sebagian pihak menilai hal ini sebagai hal yang wajar bagi seorang kepala daerah yang memerlukan kendaraan layak untuk mendukung tugas dan aktivitasnya.
Namun, ada pula yang mempertanyakan urgensinya, mengingat berbagai kebutuhan mendesak yang lebih prioritas di Luwu Timur, seperti perbaikan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.



