“Beliau adalah putra daerah Wotu yang membanggakan. Keberhasilannya di Bombana membuktikan bahwa nilai-nilai kepemimpinan Wotu dapat bersinar di mana saja,” ujar Irwan dengan penuh penghargaan.
Ucapan tersebut tidak hanya menggambarkan rasa hormat, tetapi juga mencerminkan harapan bahwa keberhasilan Burhanuddin di Bombana bisa menjadi inspirasi bagi daerah lainnya.
BACA JUGA: Irwan Bachri Syam Resmi Gantikan Budiman sebagai Bupati Luwu Timur, Dilantik oleh Presiden Prabowo
Namun, pertemuan ini lebih dari sekadar momen nostalgia.
Di balik sapaan akrab dan ramah tamah, Irwan dan Burhanuddin mulai membahas kemungkinan kerja sama antara kedua daerah yang akan membawa dampak positif bagi masyarakat.
Pembicaraan yang dimulai di meja makan berbuka puasa itu mencakup berbagai sektor strategis, dari ekonomi hingga pengendalian inflasi.
Irwan menambahkan bahwa sebelumnya mereka telah berbicara mengenai beberapa peluang kolaborasi, dan rencananya, keduanya akan saling bertukar kunjungan untuk mengeksplorasi potensi yang dapat disinergikan antara Luwu Timur dan Bombana.
“Sebelumnya, kami telah berbincang di rumah jabatan mengenai berbagai peluang kolaborasi. Ke depan, kita akan bertukar kunjungan untuk melihat potensi yang bisa kita sinergikan,” tambah Irwan, dengan optimisme yang terlihat jelas di matanya.
Bupati Bombana Puji Program Salat Berjamaah bagi ASN
Bupati Bombana, Burhanuddin Makku, juga memberikan sambutan hangat dan mengungkapkan kekagumannya terhadap sejumlah kebijakan yang telah dijalankan di Luwu Timur, salah satunya adalah program shalat berjamaah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Dhuhur dan Ashar.
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan bagaimana kepemimpinan berbasis nilai spiritual dapat menjadi bagian yang tak terpisahkan dari tata kelola pemerintahan yang baik.
“Langkah ini menunjukkan kepemimpinan berbasis nilai spiritual yang kuat. Ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ungkap Burhanuddin dengan tulus.
Dia menambahkan bahwa kebijakan seperti ini tidak hanya menguatkan spiritualitas, tetapi juga membentuk kedisiplinan dalam bekerja, yang menjadi kunci dalam menjalankan pemerintahan yang efektif.



