JAEJA.ID – Turnamen bulutangkis antar SD se-Kecamatan Malili “Insan Rabbani Open 2025” resmi berakhir pada Minggu 20 April 2025.
Panitia menyelenggarakan turnamen ini selama beberapa hari dengan dukungan antusias pelajar, guru, dan masyarakat.
Mereka memadati lokasi pertandingan sejak babak penyisihan hingga partai semifinal dan final.
Acara penutupan berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat penting di Luwu Timur.
BACA JUGA: Terkesima Pesona Danau Matano, Wagub Sulsel Tanam Pohon dan Suapi Rusa di Sorowako
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam hadir bersama Kapolres AKBP Zulkarnain dan perwakilan PBSI.
Turut hadir pula kepala sekolah dari SDIT Insan Rabbani dan SDN 238 Mallaulu sebagai peserta aktif turnamen.
Bupati Irwan menyerahkan langsung hadiah kepada para juara didampingi Kapolres dan perwakilan PBSI.
Mereka memberikan piala, medali, dan hadiah pembinaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat peserta selama turnamen berlangsung.
Ia menilai anak-anak tidak hanya berkompetisi, tetapi juga belajar kerja sama, disiplin, dan kepercayaan diri.
“Ikuti terus turnamen seperti ini karena membentuk karakter generasi muda,” ujar Bupati Irwan.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, guru, dan orang tua yang mendampingi anak-anak.
Bupati berharap turnamen bulutangkis ini bisa digelar rutin setiap tahun dengan cakupan lebih luas.
BACA JUGA: Pemkab Luwu Timur Percepat Penyerahan SK CPNS dan PPPK 2024
Menurutnya, olahraga menjadi sarana efektif untuk membentuk generasi sehat, kuat, dan berprestasi.
“Selamat kepada para juara. Untuk yang belum, teruslah berlatih dan jangan menyerah,” pesan Bupati Irwan.
Kepala SDIT Insan Rabbani, Usman, selaku tuan rumah mengaku sangat bersyukur atas kesuksesan acara.
Ia mengapresiasi kehadiran Bupati dan Kapolres yang menyaksikan langsung pertandingan hingga penutupan.
“Kehadiran beliau menjadi dukungan besar untuk pembinaan generasi muda,” kata Usman.
Menurut Usman, turnamen ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi antarsekolah.



