BACA JUGA: HUT ke-22 Luwu Timur, Rusdi Layong Puji Program Strategis Pemkab Lutim
Kondisi ini dapat menyebabkan saraf tulang belakang menonjol keluar, memengaruhi kemampuan gerak dan fungsi organ tertentu.
Gejala Spina Bifida berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat, tergantung pada seberapa besar kerusakan saraf yang terjadi.
Pasien dengan kondisi ini umumnya membutuhkan fisioterapi, pembedahan, serta alat bantu seperti kursi roda untuk mendukung aktivitas harian.
Deteksi sejak dini dan penanganan medis yang tepat sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup penderita Spina Bifida.(kin)



