Masdin berharap semua rencana kerja bisa berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat Luwu Timur.
Rapat ini juga menjadi bukti bahwa BUMD Lutim tidak hanya fokus pada sektor tambang yang selama ini dominan.
Masuknya rumput laut dalam skema bisnis membuka peluang diversifikasi usaha berbasis potensi lokal.
Pemerintah daerah menyambut baik inisiatif ini dan akan mendukung langkah-langkah konkret di lapangan.
Langkah pengembangan bisnis rumput laut ini selaras dengan program pembangunan berkelanjutan yang digagas Pemkab Lutim.
BUMD Luwu Timur ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah dengan membuka lapangan kerja dan sumber PAD baru.
Evaluasi berkala akan terus dilakukan guna memastikan rencana bisnis berjalan efektif dan efisien.
Dengan langkah inovatif ini, PT Luwu Timur Gemilang berupaya mengubah wajah BUMD yang dulunya stagnan menjadi lebih progresif.(kin)



