JAEJA.ID – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Luwu Timur mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses penyusunan RPJMD 2025–2029.
Permintaan itu disampaikan Firman Udding dalam rapat paripurna DPRD pada Rabu, 11 Juni 2025.
Rapat tersebut membahas pandangan umum fraksi terhadap lima rancangan peraturan daerah prioritas, termasuk dokumen RPJMD terbaru.
Firman mengatakan, keterlibatan aktif masyarakat dan akademisi sangat diperlukan dalam menyusun arah pembangunan lima tahunan itu.
Ia menilai partisipasi publik akan membuat RPJMD lebih sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Seluruh elemen harus dilibatkan, baik melalui konsultasi, diskusi publik, maupun forum partisipatif lainnya,” ujar Firman di ruang sidang.
Menurutnya, menyusun RPJMD tidak bisa dilakukan secara tertutup tanpa masukan dari warga, pelaku usaha, dan komunitas lokal.
Firman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan pembangunan jangka menengah.
Fraksi PAN menilai partisipasi publik merupakan tolok ukur utama demokrasi yang sehat dalam penyusunan kebijakan daerah.
Kebijakan yang disusun bersama warga dinilai lebih kuat secara substansi dan memiliki tingkat keberhasilan lebih tinggi dalam implementasinya.
Firman juga menyampaikan pentingnya peran akademisi dalam menyumbang pendekatan ilmiah dalam dokumen RPJMD.
Ia menegaskan, kalangan kampus mampu membantu memperkuat validitas data dan perencanaan berbasis bukti.
Analisis akademik akan berguna dalam memetakan persoalan strategis pembangunan daerah secara lebih tajam dan realistis.
Dengan masukan dari dunia akademik, strategi pembangunan dapat disusun secara lebih terukur dan berdampak jangka panjang.
Fraksi PAN berharap RPJMD 2025–2029 tidak hanya berpihak pada mayoritas, tetapi juga melindungi kelompok rentan.
Menurut mereka, keberpihakan terhadap kelompok marjinal harus masuk dalam kerangka strategis pembangunan jangka menengah.
Firman meminta agar pengurangan kesenjangan dan peningkatan kesejahteraan menjadi prioritas utama dalam dokumen tersebut.



