“Agar agama tetap menjadi bagian dari solusi kemanusiaan, teknologi dunia maya harus dimanfaatkan secara positif,” ujar Prof. Mansur dalam pertemuan tersebut.
Pernyataan serupa disampaikan oleh Yang Dipertua YADIM, Datok Hasan Bin Bahrum.
Ia menyambut baik kunjungan dari Luwu Timur dan menyatakan minatnya untuk menjalin kerja sama lanjutan.
“Kami ingin membangun model dakwah Islam yang lebih moderat bersama Pemerintah Luwu Timur dan UMI,” katanya.
Ia juga berharap kunjungan ini menjadi awal dari kemitraan yang lebih erat di masa depan. “Saya berharap ada hasil nyata yang bisa kita tindak lanjuti bersama,” tuturnya.
Sebagai informasi, YADIM adalah badan dakwah resmi di bawah Jabatan Perdana Menteri Malaysia (Bidang Hal Ehwal Agama). Lembaga ini berperan penting dalam pengembangan pendidikan keagamaan dan pelatihan kepemimpinan Islam di negeri jiran tersebut.
Turut mendampingi Bupati Irwan dalam kunjungan ini, Kepala BPKD Luwu Timur Ramadhan Pirade, Direktur RSUD I Lagaligo dr. Irfan, serta beberapa staf lainnya.
Sementara dari UMI Makassar hadir Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Mansur Ramli, Rektor UMI Prof Hambali Thalib, dan unsur pimpinan lainnya.
Pertemuan ini menandai langkah awal kerja sama dakwah Islam yang lebih inovatif, sejuk, dan terbuka di tengah tantangan global.
Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus merespons perkembangan zaman secara adaptif.(kominfo-sp)



