JAEJA.ID – Suasana reses anggota DPRD Luwu Timur, Erni Malape, di Desa Wasuponda berlangsung penuh antusias, Kamis 14 Agustus 2025.
Warga menyampaikan berbagai kebutuhan langsung kepada legislator Partai NasDem itu.
Salah satu aspirasi utama datang dari warga yang meminta penambahan mesin cuci darah di RSUD Wotu. Selama ini, pasien harus ke Makassar untuk menjalani cuci darah.
“Alatnya terbatas, kami mohon ditambah. Biaya ke Makassar cukup memberatkan,” ujar salah seorang warga saat sesi dialog.
BACA JUGA: Buktikan Janji Politiknya, Bupati Irwan Mulai Buka Pendaftaran Beasiswa Mahasiswa Lutim
Menanggapi hal itu, Erni menyatakan sudah membicarakan persoalan tersebut dengan pihak rumah sakit. “Sekarang tinggal menunggu proses pengadaan,” ujarnya.
Di sektor pertanian, warga mengeluhkan kondisi tanah yang mengandung kapur. Mereka meminta bantuan pupuk sulfur untuk menunjang pertumbuhan tanaman.
Erni berjanji akan mengusulkan pengadaan pupuk tersebut melalui program aspirasi dewan.
Para pemuda juga menyuarakan keinginan pelatihan kerja. Mereka berharap ada pelatihan mekanik dan alat berat agar bisa bersaing di dunia kerja.
“Program pelatihan sudah masuk rencana pemerintah. Semoga bisa terlaksana tahun 2026,” jelas Erni.
BACA JUGA: DPRD Luwu Timur Tinjau Puskesmas Angkona, Soroti Kondisi Fisik dan Usulan Anggaran
Camat Wasuponda, Alamsyah, menyampaikan bahwa pembangunan jalan Kawata–Ledu-Ledu–Tabarano–Liungka mendapat tambahan anggaran sebesar Rp29 miliar.
Ia juga menyebut pasar Ledu-Ledu akan dibangun menjadi mini-mall senilai Rp7 miliar.
Kepala Desa Wasuponda, Anis Ganna, menambahkan usulan alat panen padi dan perbaikan drainase kelompok tani. Ia juga menyampaikan perlunya terminal di pasar baru.
Menutup kegiatan, Erni mengatakan siap mengawal semua aspirasi. “Yang besar biar Pak Bupati, saya urus yang kecil tapi langsung dirasakan warga,” ujarnya.(kin)



