Menurutnya, keikutsertaan Luwu Timur dalam AOE 2025 menjadi momentum penting untuk memperluas pasar produk lokal sekaligus memperkenalkan potensi wisata ke tingkat nasional bahkan internasional.
“Mudah-mudahan produk-produk Luwu Timur tidak hanya berjaya di pasar lokal, tetapi juga mampu menembus pasar global sesuai dengan tema expo tahun ini. Kami tentu berharap tahun depan Luwu Timur tetap berpartisipasi,” pungkasnya.
Kepala Dinas Dagkop UKMP Lutim, Senfry Oktavianus usai menerima kunjungan pengusaha asal Singapura tersebut mengaku akan menindaklanjuti apa saja yang menjadi saran dan masukannya setelah balik dari acara ini.
“Kunjungan bapak Sulfian Gosal membawa angin segar buat UMKM kita khususnya produk Mie Kari Sagu. Setelah balik dari acara ini, saya akan mengadakan pertemuan dengan pelaku usahanya di Malili untuk melakukan pembenahan sesuai dengan saran bapak Sulfian agar produk ini bisa diekspor dan dipromosikan di luar negeri,” ungkap Senfry.
Tidak hanya dua pengunjung tersebut, tapi juga masyarakat dan peserta dari daerah lain yang ingin mencoba produk UMKM Luwu Timur. (kominfo-sp)



