JAEJA.ID – DPRD dan Pemkab Luwu Timur sudah menyepakati APBD Perubahan 2025 Luwu Timur, dalam rapat paripurna pada 2 September 2025.
Penandatanganan persetujuan bersama dilakukan oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Ketua DPRD Lutim, Ober Datte.
Persetujuan APBD-P 2025 ini setelah dibahas dan disetujui sebelumnya oleh fraksi-fraksi di DPRD. Ini merupakan tindak lanjut dari persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD 2025.
Perubahan APBD 2025 ini fokus pada program prorakyat seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan tunjangan lansia, dengan efisiensi anggaran pada perjalanan dinas dialihkan untuk sektor-sektor tersebut.
Sebelum persetujuan, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Luwu Timur menyampaikan laporan hasil pembahasan Ranperda Perubahan APBD 2025.
Rapat tersebut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler, pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa, hingga tokoh masyarakat.
Banggar melaporkan, APBD pokok 2025 sebelumnya mencatat pendapatan sebesar Rp2,056 triliun dengan belanja Rp2,116 triliun.
Setelah penyesuaian, angka berubah menjadi pendapatan Rp2,123 triliun, belanja Rp2,111 triliun, dengan pembiayaan netto Rp12,038 miliar.
Kenaikan pendapatan ini dinilai memberi ruang lebih luas untuk memperkuat program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, dan infrastruktur.
Beberapa program yang akan didorong antara lain pengadaan bus sekolah baru, pemasangan lampu lalu lintas di Malili, serta penambahan mobil pemadam kebakaran di Mahalona dan Loeha Raya.
Di sektor pendidikan, perhatian diarahkan pada penambahan ruang kelas, pembangunan rumah guru, serta penyediaan sarana belajar.
Sementara di bidang pertanian, fokus ada pada peningkatan sistem pengairan dan irigasi.
Banggar juga menekankan pentingnya penanganan sampah terpadu, mengingat persoalan ini sudah mendesak dan membutuhkan solusi berkelanjutan.
“APBD harus digunakan tepat sasaran, terukur, dan benar-benar bermanfaat bagi rakyat Luwu Timur,” tegas Firman Udding, juru bicara Banggar DPRD Lutim.



