JAEJA.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai menerapkan pola penyaluran bantuan Kartu Lansia melalui kunjungan langsung ke rumah penerima.
Cara ini digunakan untuk menjangkau warga lanjut usia yang kesulitan bergerak menuju lokasi pelayanan.
Pendekatan tersebut mengubah pola distribusi yang sebelumnya mengandalkan kehadiran penerima di titik tertentu.
Petugas kini mengantar bantuan ke rumah dan memastikan hak lansia diterima tanpa hambatan fisik.
Langkah ini mendapat perhatian DPRD Luwu Timur. Anggota DPRD, Aprianto, menilai pola tersebut menggambarkan pelayanan yang lebih memahami kondisi kelompok rentan.
“Kehadiran petugas di rumah penerima menunjukkan komitmen pemerintah melayani warga secara langsung dan tulus,” kata legislator Partai Hanura itu.
Menurut Aprianto, metode baru ini memberi kepastian penyaluran dan menghindari situasi di mana lansia gagal menerima bantuan karena keterbatasan mobilitas.
Ia menilai pendekatan serupa perlu diterapkan dalam program sosial lain untuk memastikan ketepatan pemberian manfaat.
Program Kartu Lansia merupakan bagian dari agenda kesejahteraan daerah.
Tahun ini, lebih dari 3.000 warga lanjut usia menerima dukungan bulanan melalui Dinas Sosial. Pemerintah berharap program tersebut membantu memenuhi kebutuhan dasar lansia.
Aprianto mengatakan bahwa keberhasilan program harus dilihat dari kualitas pelayanan, bukan hanya jumlah penerima.
“Pola kunjungan rumah menunjukkan perhatian pada aspek kemanusiaan yang penting dalam pelayanan sosial,” ujarnya.(kin)



