JAEJA.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Evaluasi Semesteran bagi TP PKK kabupaten/kota se-Sulsel pada Senin, 1 Desember 2025, di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel. Kegiatan ini menjadi forum konsolidasi untuk berbagi praktik baik serta memperkuat sinergi pelaksanaan program PKK di seluruh daerah.
Acara dihadiri para ketua dan perwakilan TP PKK se-Sulsel. TP PKK Kabupaten Luwu Timur turut hadir dipimpin langsung Ketua TP PKK, dr. Ani Nurbani, yang memaparkan perkembangan dan capaian program kerja selama satu semester terakhir.
Dalam pemaparannya, dr. Ani menegaskan komitmen TP PKK Luwu Timur untuk terus memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah. Ia juga menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan serta peningkatan kapasitas kader sebagai ujung tombak gerakan PKK di desa dan kelurahan.
Sejumlah capaian strategis turut dipresentasikan, mulai dari penguatan program pada Pokja I hingga Pokja IV, peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan berkelanjutan, pendampingan intensif bagi keluarga rawan stunting, hingga pengembangan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) sebagai upaya konkret mendukung kemandirian ekonomi rumah tangga.
Selain itu, TP PKK Luwu Timur aktif menjalin kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan mitra strategis guna memastikan setiap program berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Evaluasi semesteran ini diharapkan menjadi momentum percepatan berbagai program PKK di Sulawesi Selatan, sekaligus ruang untuk melahirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi keluarga dan masyarakat.
Menutup laporannya, dr. Ani menyampaikan pesan reflektif mengenai peran keluarga dalam pembangunan daerah.
“Bangsa yang besar dibangun dari keluarga yang kuat. Keluarga yang kuat tumbuh dari perempuan yang diberdayakan. Jika keluarga adalah akar yang menguatkan, maka PKK adalah pupuk yang menyuburkan,” ujarnya.
Kegiatan evaluasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat konsolidasi gerakan PKK di Sulawesi Selatan serta komitmen bersama mewujudkan keluarga sejahtera, mandiri, dan berdaya.



