Sementara itu, untuk kategori maskot, posisi kedua diraih Fahruddin Jaris dan posisi ketiga oleh Riski Ahmad.
Adapun rincian hadiah yang diberikan cukup menarik. Juara pertama di masing-masing kategori mendapatkan Rp5 juta, juara kedua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta.
Dengan hadirnya Buno sebagai identitas baru, Luwu Timur tidak hanya datang ke Porprov sebagai peserta.
Mereka membawa cerita, budaya, dan kekayaan alam yang siap diperkenalkan kepada seluruh Sulawesi Selatan.
Kini, tinggal bagaimana Buno tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga saksi lahirnya prestasi di Porpov XVIII Wajo-Bone 2026.(kin)



