JAEJA.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat komitmennya mendukung digitalisasi dunia usaha melalui layanan cash management BNIdirect Bisnis.
Layanan tersebut membantu pelaku usaha, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, mengelola transaksi keuangan secara efisien, aman, serta terintegrasi.
Perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis mendorong perusahaan meningkatkan kecepatan pengelolaan operasional, arus kas, pembayaran, dan administrasi keuangan secara akurat.
Melalui BNIdirect Bisnis, nasabah dapat memantau saldo, mengelola transaksi, melakukan transfer dana, membayar tagihan, hingga mengatur pembayaran gaji karyawan dalam satu platform.
Direktur Information Technology BNI, Toto Prasetio, mengatakan dengan tagline #BisnisGakRibet, pihaknya ingin memberikan pengalaman perbankan digital yang relevan, dan mudah digunakan.
“Serta membantu pebisnis fokus pada pertumbuhan usahanya di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan,” kata Toto.
BNI menilai transformasi digital pada sistem keuangan menjadi faktor penting untuk meningkatkan efektivitas operasional sekaligus memperkuat daya saing perusahaan.
Pelaku usaha juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap proses manual sehingga pengelolaan laporan keuangan menjadi lebih transparan, akuntabel, dan tertata.
Bagi pelaku UMKM, BNIdirect Bisnis memudahkan pemantauan arus kas, pengelolaan transaksi, serta mendukung penyusunan perencanaan bisnis yang lebih terukur.
BNI optimistis kebutuhan terhadap layanan perbankan digital akan terus meningkat seiring berkembangnya ekonomi digital nasional.
Karena itu, perusahaan berkomitmen menghadirkan inovasi berkelanjutan agar nasabah memperoleh layanan transaksi yang aman, praktis, dan sesuai kebutuhan bisnis.
Melalui pengembangan tersebut, BNI berharap BNIdirect Bisnis menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di Indonesia.(kin)


