Menurutnya, pembinaan atlet harus berlangsung berkelanjutan karena Luwu Timur telah dipercaya menjadi tuan rumah pesta olahraga terbesar tingkat provinsi Sulawesi Selatan itu, empat tahun mendatang.
“Taekwondo Luwu Timur bukan lagi berbicara tentang regional, tapi skala nasional,” ujar Herawan.
Prestasi di Bandung menjadi pengingat bahwa pembinaan olahraga sejak usia dini mampu melahirkan atlet berdaya saing tinggi.
Keberhasilan itu sekaligus menumbuhkan optimisme bahwa Taekwondo Luwu Timur dapat terus mencetak prestasi pada level nasional hingga internasional.(kin)



