JAEJA.id – PT Vale Indonesia Tbk bersama Forkopimda Luwu Timur memanfaatkan momen halalbihalal untuk memperkuat sinergi pembangunan.
Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Tbk, Budiawansyah, mengapresiasi dukungan pemerintah dan warga Luwu Timur terhadap pabrik nikel ini.
“Selama 57 tahun kami beroperasi, dukungan pemerintah dan masyarakat menjadi kunci kinerja kami yang baik.”
Kegiatan dihadiri Bupati Irwan Bachri Syam, anggota DPRD, Kapolres, Dandim, dan jajaran Forkopimda lainnya.
Sinergi ini memastikan proyek strategis berjalan tepat waktu dan berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Bupati Irwan Bachri Syam dalam kesempatan itu mengakui tingginya kontribusi PT Vale, terutama dalam membantu pendapatan daerah.
“Daerah kita seperti memiliki saham 2,5 persen PT Vale. Keuntungannya mengalir setiap tahun untuk pembangunan,” kata Irwan.
Kolaborasi ini juga berhasil menyelesaikan sengketa lahan Old Camp, memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Selain itu, dukungan PT Vale pada kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di empat wilayah menjadi fokus utama.
Kinerja Tangguh untuk Kontribusi Jangka Panjang
PT Vale membuktikan ketangguhannya dengan laba bersih USD 76,1 juta pada 2025, meningkat 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pertumbuhan positif ini menjadi modal strategis untuk berkontribusi lebih bagi kemajuan daerah,” kata Budiawansyah.
Perusahaan melaksanakan program pelatihan bersertifikat bagi tenaga kerja lokal dan memberikan beasiswa kepada lebih dari 1.000 pelajar.
PT Vale juga menguatkan kapasitas UMKM dan resiliensi sosial-ekologi masyarakat sesuai standar Kepmen ESDM Nomor 1824 K/30/MEM/2018.
Program ini memastikan pertumbuhan industri berjalan selaras dengan pemulihan lingkungan dan kelestarian ekologi Luwu Timur.
Melalui hubungan harmonis dengan pemerintah dan masyarakat, PT Vale optimis menghadapi tantangan global dan membangun legacy pembangunan berkelanjutan.(*)


