JAEJA.ID – Lapangan Gaswo Wotu menjadi saksi bisu dari sebuah pertemuan yang penuh makna, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam dan Bupati Bombana, Burhanuddin Makku, pada Jumat, 21 Maret 2025.
Di bawah langit senja yang cerah, dua pemimpin daerah berbeda, namun terhubung oleh tali persaudaraan, berkumpul dalam sebuah acara buka puasa bersama yang tidak hanya sekadar ritual Ramadan.
Acara tersebut menjadi simbol ikatan yang lebih dari sekadar tradisi, melainkan jembatan yang menghubungkan Luwu Timur dan Bombana dalam semangat kolaborasi dan kesepahaman.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyambut dengan penuh kehangatan Bupati Bombana, Burhanuddin Makku, di tengah masyarakat yang antusias menyambut kedatangan tamu penting tersebut.
BACA JUGA: Ternyata Ini Motivasi Bupati Ibas Wajibkan ASN Salat Berjamaah di Masjid
Panggung lapangan itu bukan hanya menjadi tempat berkumpulnya para tokoh, namun juga menciptakan ruang untuk percakapan yang jauh lebih bermakna mengenai masa depan kedua daerah tersebut.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Fatmawati Kasim Marewa, Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Luwu Timur, Muhammad Safaat DP, serta Camat Burau, Akbar.
Hadir pula Macoa Bawalipu Bau Muhammad Aras Abdi To Baji Pua Sinri, dan sejumlah kepala desa.
Kehadiran mereka memperkaya momen tersebut dengan rasa kebersamaan yang kuat, membawa harapan bagi pembangunan yang lebih baik di kedua wilayah.
BACA JUGA: Komunitas Guru Penggerak Luwu Timur Berbagi Sembako ke Lansia
Dalam sambutannya, Irwan Bachri Syam tidak hanya menyambut kehadiran Burhanuddin dengan rasa bangga, tetapi juga mengungkapkan kebanggaan mendalam terhadap kiprah putra asli Wotu itu di luar daerah asalnya.
Menurut Irwan, Burhanuddin adalah contoh nyata bahwa nilai-nilai kepemimpinan yang tumbuh di Wotu, Luwu Timur, mampu bersinar bahkan di luar daerahnya.
Keberhasilan Burhanuddin di Bombana menjadi bukti bahwa potensi pemimpin dari daerah yang lebih kecil dapat berkembang dan membawa perubahan positif.



