JAEJA.id – Komisi III DPRD Luwu Timur mempertanyakan ketidakhadiran PT Vale Indonesia dalam rapat tindak lanjut reroute pipa minyak.
Rapat berlangsung di Aula Kecamatan Wasuponda, Senin (28/09/2026), setelah peninjauan lokasi proyek dilakukan secara langsung pada 21 September lalu.
Peninjauan tersebut melibatkan DPRD, pemerintah, masyarakat, dan PT Vale untuk membahas persoalan jalur reroute pipa bersama.
Seluruh pihak kemudian menyepakati pemasangan pipa dihentikan sementara hingga ditemukan titik temu mengenai jalur tersebut bersama.
Namun, PT Vale tidak hadir sehingga Ketua Komisi III DPRD Luwu Timur, Muh. Rivaldi, menyampaikan keberatan.
“Ketidakhadiran PT Vale menunjukkan sikap tidak menghormati kesepakatan bersama yang telah dibuat sebelumnya,” tegas Rivaldi tersebut.
Menurutnya, rapat tersebut bukan agenda sepihak DPRD, melainkan tindak lanjut kesepakatan seluruh pihak saat peninjauan lapangan.
“Ini bukan rapat tiba-tiba dibuat DPRD, melainkan kesepakatan setelah kita turun melihat lokasi,” ujarnya bersama.
Meski perusahaan tidak hadir, rapat tetap berjalan bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat Balambano setempat.
DPRD meminta seluruh pihak menghormati proses pembahasan serta mengutamakan komunikasi terbuka untuk menyelesaikan persoalan reroute pipa.(kin)



