JAEJA.id – Komisi I DPRD Luwu Timur mendorong peningkatan dukungan fasilitas pendidikan bagi madrasah negeri maupun swasta di daerah tersebut.
Hal itu dibahas saat Komisi I melakukan kunjungan dan konsultasi ke Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Kamis (17/9/2026).
Pertemuan tersebut membahas mekanisme bantuan rehabilitasi ruang kelas, pengadaan mobiler, laboratorium, serta berbagai fasilitas pendidikan lainnya.
Anggota DPRD Luwu Timur, Prima Eyza Purnama, mengatakan kunjungan tersebut mencari pola dukungan untuk memperkuat fasilitas pendidikan daerah.
Menurutnya, diperlukan sinkronisasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Agama agar dukungan anggaran dapat saling melengkapi.
“Kami mendorong sinkronisasi lebih kuat agar dukungan APBN dan APBD saling melengkapi, tepat sasaran, dan tidak tumpang tindih,” ujar Prima.
Ia menegaskan fasilitas pendidikan tidak semestinya dibedakan berdasarkan status lembaga yang memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
“Anak-anak Luwu Timur memiliki hak memperoleh layanan pendidikan dan fasilitas belajar yang layak,” tegasnya.
DPRD juga mendorong pemetaan kebutuhan agar bantuan pemerintah diarahkan kepada madrasah yang membutuhkan intervensi fasilitas secara nyata.
Langkah tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi pemerintah daerah dan Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan Luwu Timur.(kin)



