JAEJA.ID – Tiga siswa SMAN 2 Luwu Timur berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Mereka meraih juara kedua dalam Lomba Cerdas Cermat National Environmental Expo (NEO) 2025.
Kompetisi ini berlangsung di Universitas Hasanuddin, Makassar, pada Sabtu, 26 April 2025.
Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) FT-UH menjadi penyelenggara kegiatan tersebut.
Ketiga siswa yang mengharumkan nama sekolah dan daerah mereka adalah Nakwa Naqila Alang, Ainul Yaqin, dan Aidul Syawal.
BACA JUGA: Luwu Timur Siap Tindaklanjuti Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih
Mereka bersaing ketat dengan puluhan tim dari berbagai SMA se-Indonesia.
Bekal ilmu yang kuat, semangat tinggi, serta dukungan penuh dari guru dan orang tua menjadi kunci keberhasilan mereka dalam kompetisi ini.
Kepala SMAN 2 Luwu Timur, Rahmat Ilahi, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menyebut kemenangan ini merupakan buah dari kerja keras tim dan guru pendamping.
“Saya sangat bangga kepada mereka. Ini bukan hanya kebanggaan sekolah, tapi juga untuk Kabupaten Luwu Timur,” ujar Rahmat, Senin 28 April 2025.
Rahmat juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah memberikan pembinaan intensif kepada tim siswa hingga mampu menembus final nasional.
BACA JUGA: Bupati Irwan Sebut Lebih 2.000 Alumni UMI Berkontribusi di Luwu Timur
National Environmental Expo (NEO) 2025 merupakan agenda tahunan berskala nasional yang mengangkat tema “Breakthrough: Pioneering Solutions for Safe and Sustainable Water Resources”.
Ajang ini bertujuan mengasah kemampuan siswa dan mahasiswa dalam menjawab tantangan pengelolaan air bersih secara berkelanjutan.
NEO 2025 tak hanya menggelar lomba cerdas cermat untuk pelajar SMA. Panitia juga membuka kompetisi Business Plan dan lomba Desain Alat untuk mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Selain lomba, acara tersebut juga menghadirkan seminar nasional dan pameran hasil karya peserta, yang diikuti antusias oleh ratusan pelajar dan mahasiswa.
Ketua Panitia NEO 2025, M. Fisabilil Haq, berharap kegiatan ini mendorong generasi muda untuk terus berinovasi demi kelestarian air bersih di masa depan.



