“Salah satunya adalah PT Vale Indonesia, yang secara rutin memberikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp300 juta per desa setiap tahunnya, di mana sekitar 30 persen dari dana tersebut dialokasikan untuk intervensi terkait stunting,” jelas Dohri Ashari.
Tak hanya itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Luwu Timur juga turut serta memberikan bantuan kepada anak-anak terdampak stunting, sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan.
Presentasi ini menjadi bukti sinergi dan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Lutim dalam menurunkan angka stunting melalui pendekatan konvergensi yang melibatkan berbagai sektor.
Turut hadir sejumlah Kepala OPD dan instansi terkait, antara lain Bapelitbangda, DP2KB, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Diskominfo-SP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perikanan, Satpol PP, DPMD, DLH, Dinsos P3A, Dinas PUPR serta TP PKK Kabupaten Lutim. (kominfo-sp)



