JAEJA.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai menyusun regulasi khusus untuk memperkuat pembangunan berbasis riset dan inovasi teknologi.
Langkah ini diwujudkan melalui penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Riset dan Inovasi Daerah.
Ranperda ini sedang dibahas intensif bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD dan Tim Inovasi Daerah setempat.
Anggota Pansus, Rusdi Layong, menyebut substansi regulasi mengalami penguatan dari aspek inovasi ke integrasi riset secara menyeluruh.
“Awalnya fokus pada inovasi saja. Kini mencakup riset, karena inovasi berkualitas lahir dari riset yang baik,” ujar Rusdi usai rapat pembahasan.
Ia menegaskan pentingnya riset sebagai landasan utama membangun ekosistem inovasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Ranperda ini disiapkan sebagai pedoman hukum bagi pemda dalam mendukung riset dan inovasi secara terarah.
Regulasi ini juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan gagasan kreatif berbasis kebutuhan lokal.
Pemerintah akan memberi insentif serta perlindungan bagi inovator yang menghasilkan karya solutif dan aplikatif.
Rusdi menyatakan Ranperda mendorong kolaborasi antara pemerintah, kampus, pelaku usaha, komunitas, dan media.
Kolaborasi lintas sektor ini dibutuhkan untuk menciptakan inovasi yang bisa langsung diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
Perda juga mewajibkan hasil riset dimanfaatkan dalam perencanaan pembangunan dan peningkatan layanan publik.
Dengan pendekatan ini, kebijakan daerah akan lebih berbasis data dan pertimbangan ilmiah yang terukur.
Rusdi menyebut Perda ini bukan regulasi biasa, tapi strategi jangka panjang untuk menghadapi tantangan global.
Ia berharap Perda ini menjadikan Luwu Timur sebagai produsen gagasan, bukan hanya konsumen teknologi luar.
Menurutnya, daerah harus memanfaatkan potensi lokal untuk melahirkan solusi berbasis kearifan dan kebutuhan setempat.
Rusdi menegaskan pentingnya regulasi agar pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga cerdas dan berkelanjutan.
Ia yakin dengan penguatan kapasitas riset, Luwu Timur bisa bersaing secara mandiri di era inovasi digital.



