JAEJA.ID – Di Luwu Timur, semangat ekonomi kerakyatan terus tumbuh. Salah satu penggeraknya adalah Wahidin Wahid, figur dengan peran ganda dan pendekatan berbeda.
Wahidin bukan hanya anggota Komisi II DPRD Luwu Timur, tetapi juga menjabat sebagai Ketua Dekopinda setempat. Dua peran ini ia jalani bersamaan.
“Dekopinda bukan tujuan akhir, tetapi jembatan agar koperasi bergerak dan bermanfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya usai acara pengukuhan pengurus koperasi desa Merah Putih se-Luwu Timur, Sabtu 19 Juli 2025.
Sebanyak 1.024 pengurus dan pengawas koperasi dikukuhkan dalam gerakan besar Koperasi Merah Putih. Ini menjadi momentum konsolidasi kekuatan ekonomi desa.
BACA JUGA: Muh Iwan Apresiasi Semangat Perslutim Usai Tahan Imbang Tuan Rumah Pra Porprov
Menurut Wahidin, sinergi antara legislatif dan koperasi sangat penting. Ia ingin hadir bukan sekadar mengawasi, tetapi ikut membina dan mendorong pertumbuhan.
“Kita jangan hanya duduk di ruang rapat. Kita harus turun langsung, mendampingi koperasi hingga benar-benar jadi kekuatan ekonomi desa,” tegasnya.
Ia mencontohkan tujuh koperasi yang sudah berjalan baik sebagai bukti. Ia yakin, jika konsisten, koperasi di Lutim bisa jadi contoh nasional.
Langkah Wahidin mencerminkan wajah baru legislator: tak hanya membuat regulasi, tetapi juga menjadi bagian aktif pembangunan berbasis komunitas.(kin)



