Dalam rapat koordinasi itu, terungkap bahwa hasil pendataan sementara di lapangan, dampak kebocoran pipa minyak di Desa Lioka itu sudah mencemari sekitar 82 hektare lahan sawah dan perkebunan milik warga.
Puluhan hektare lahan itu tersebar di sepanjang aliran sungai dari hulu hingga Danau Towuti, sekitar 12 kilometer. Mencakup lima desa, mulai Desa Lioka, Baruga, Langkia, Matompi hingga Timampu.
Usai rakor, Bupati Irwan bersama forkopimda dan direksi PT Vale Indonesia mengunjungi sejumlah titik area terdampak, termasuk lokasi kebocoran pipa.(kin)
Page 2 of 2



