Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar para peserta mampu memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal.
“Jangan sia-siakan kesempatan ini. Jadikan pengalaman ini sebagai bekal untuk menghadapi dunia kerja dengan lebih percaya diri,” pesan Aini kepada seluruh peserta.
Ketua Umum KKLT periode 2024–2029, Abdul Rahman Rauf, juga hadir memberikan motivasi.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara organisasi daerah dan dunia usaha sangat penting untuk menciptakan SDM yang unggul.
“Kita tidak ingin anak-anak kita hanya punya ijazah. Mereka juga harus punya keterampilan dan mentalitas yang dibutuhkan oleh dunia kerja hari ini dan masa depan,” tegas Abdul Rahman.
Selain PT Vale, pelatihan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan lain seperti PT Gunung Verbeck Karebbe, PT Cahaya Berdikari Mandiri, PT Wiratama Karya Nugraha, PT Luwu Timur Gemilang, dan PT Arif Abdullah Perdana.
Menutup kegiatan, Suryadi Arsyad menyatakan bahwa pelatihan ini bukan yang terakhir. KKLT berencana menjadikan program ini sebagai kegiatan rutin tahunan.
“Kami ingin pelatihan ini menjadi ruang belajar yang berkelanjutan bagi pemuda Luwu Timur, agar mereka tidak hanya siap bersaing di tingkat lokal, tetapi juga di kancah nasional bahkan global,” ungkapnya.
Dengan pendekatan yang menyeluruh dan dukungan lintas sektor, pelatihan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Luwu Timur yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.(kin)



