JAEJA.ID – Kontingen Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Kabupaten Luwu Timur menorehkan hasil manis pada Turnamen panahan Bupati Sidrap Cup 2025.
Dari 780 peserta yang berkompetisi, atlet-atlet asal Bumi Batara Guru berhasil mencuri perhatian dengan prestasi gemilang.
Delapan atlet diturunkan, dan hasilnya Luwu Timur mampu memboyong gelar Juara 1, Juara 2, sekaligus predikat Top Skor.
BACA JUGA: Rusdi Layong Hibur Anak-Anak Korban Kebakaran Sorowako di Posko Pengungsian
Mirwan tampil sebagai juara pertama, sementara Pak De Susanto —owner Punakawan— menyumbangkan Juara 2 sekaligus menyabet gelar Top Skor.
Namun di balik capaian medali, Ketua PORDASI Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Lutim, Firman Udding, menekankan makna lebih dalam dari olahraga panahan yang masuk dalam asosiasi yang dipimpinnya.
“Memanah ini bukan sekadar olahraga. Ia adalah Sunnah Nabi yang penuh nilai disiplin, konsentrasi, dan membentuk pribadi tangguh. Inilah alasan kita ingin generasi muda Luwu Timur tumbuh bersama olahraga panahan ini,” ujarnya.
Legislator PKS itu menilai keberhasilan di Sidrap adalah sinyal positif bagi masa depan panahan Luwu Timur.
Ia menegaskan, pembinaan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas daerah.
“Setelah sukses menggelar Bupati Cup I Luwu Timur, kini kita hadir di Sidrap dengan membawa pulang gelar juara. Ini bukti bahwa panahan memiliki masa depan cerah, dan kita optimistis bisa menembus level nasional,” tambahnya.
Keberhasilan ini sekaligus memperlihatkan bahwa panahan bukan hanya ajang kompetisi, melainkan juga sarana pendidikan karakter, pelestarian budaya, dan kebanggaan bagi masyarakat Luwu Timur.(kin)



