JAEJA.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menempatkan penguatan pendidikan aparatur sebagai prioritas melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembekalan Kepala Perangkat Daerah yang digelar bekerja sama dengan Pusat Pengembangan Kebijakan Pembangunan (PPKP) LPPM Universitas Hasanuddin. Program ini dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan literasi kebijakan, kualitas pelayanan, serta kapasitas kepemimpinan pejabat daerah.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari di Hotel Aryaduta Makassar, 2–5 Desember 2025, dibuka langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Peserta terdiri dari para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sekretarisnya.
Dalam arahannya, Bupati Irwan menekankan bahwa pendidikan dan peningkatan kapasitas aparatur merupakan bagian dari tanggung jawab moral pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan publik berjalan efektif. Menurutnya, kemampuan teknis, pengetahuan kebijakan, dan pemahaman sosial para pimpinan OPD harus terus diperbarui.
“Bimtek ini bukan hanya soal materi, tapi memastikan kita semua siap menjadi pembelajar. Saya minta seluruh kepala OPD dan sekretaris mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh. Pengetahuan yang diperoleh harus diterapkan untuk menyelesaikan persoalan masyarakat di lapangan,” tegas Bupati Irwan.
Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, yang hadir secara virtual, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga pendidikan dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan daerah. Ia menegaskan bahwa pendidikan aparatur pemerintahan adalah investasi jangka panjang.
“Sebagai pejabat publik, bapak ibu memiliki tanggung jawab moral. Maka kemampuan teknis harus dibarengi komitmen dan etika kerja. Ada lima standar yang harus diperkuat: aksesibilitas, kualitas layanan, transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Prof. Jamaluddin, pendidikan seperti ini penting untuk membentuk aparatur yang tidak hanya kompeten, tetapi juga menjadi teladan. “Semoga sepulang dari sini lahir semangat baru, bukan hanya ilmu. Tingkatkan patriotisme dan integritas dalam setiap tugas,” tambahnya.



