JAEJA.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan pendidikan. Hal itu ditandai dengan diresmikannya Gedung Peasa Aroa oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, di Kecamatan Nuha, Kamis (4/12/2025). Gedung multifungsi ini akan digunakan bersama oleh tiga sekolah, yakni UPT SDN 247 Sorowako, UPT SDN 252 Nikkel, dan UPT SDN 256 Dongi.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Irwan serta pemotongan pita yang dilakukan Dandim 1403 Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro. Gedung yang mengusung konsep kebersamaan ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang lebih representatif, modern, dan inklusif bagi ribuan pelajar di wilayah Nuha.
Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan apresiasi atas rampungnya pembangunan yang bahkan lebih cepat dari target. Ia menilai kualitas pekerjaannya memenuhi harapan dan mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang layak.
“Selain pekerjaannya selesai tepat waktu, mutu pekerjaannya juga luar biasa. Sekitar 90 persen hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan,” ujar Bupati Irwan.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan bangunan yang modern, berestetika, dan fungsional. Kepada para konsultan, ia meminta agar desain gedung pendidikan harus mengikuti standar spesifikasi yang baik dan tren masa kini.
“Kita harus memperhatikan estetika bangunan. Gunakan warna netral, material yang berkualitas, dan desain yang profesional. Semua ini demi kenyamanan dan kebanggaan sekolah kita,” tegasnya.
Ketua Komite SDN 256 Dongi, Jhon Daud, mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang memungkinkan pembangunan gedung ini berjalan baik. Ia meyakini Gedung Peasa Aroa akan menjadi simbol persatuan tiga sekolah.
“Saya percaya gedung ini dapat menjadi rumah bersama. Sesuai arti namanya, Peasa Aroa mengajarkan kita untuk sehati, sepikir, dan satu tujuan,” tuturnya.
Ketua Panitia, Jufri Tosalili, menyampaikan bahwa pembangunan yang ditargetkan tiga bulan berhasil dirampungkan dalam dua bulan dua minggu berkat kerja sama seluruh pihak. Ia juga menjelaskan bahwa nama Peasa Aroa dipilih karena identik dengan nilai persaudaraan dan musyawarah.



