JAEJA.ID — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyempatkan diri meninjau MTs Nurul Taqwa Sorowako di Kecamatan Nuha, Kamis (04/11/2025). Sekolah ini menjadi sorotan karena sejumlah fasilitasnya sudah tidak memadai, mulai dari meja-kursi yang rusak hingga perlengkapan penunjang belajar yang terbatas.
Dalam kunjungan tersebut, Irwan hadir bersama Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Jihadin Paruge yang juga Ketua Yayasan MTs Nurul Taqwa serta Plt. Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Joni Patabi. Kehadiran mereka sekaligus untuk melihat kondisi sekolah secara langsung dan mendengar harapan dari pihak yayasan.
Irwan menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memberikan perhatian khusus terhadap sekolah ini agar proses belajar mengajar tetap berjalan baik. Ia juga menyinggung pentingnya menjaga keberadaan tenaga pengajar serta mendorong peningkatan jumlah siswa.
“Kami akan memastikan sekolah ini tetap mendapatkan perhatian. Tenaga pengajar harus dipertahankan, dan jumlah siswa tentu perlu ditingkatkan,” ujar Irwan.
Jihadin Paruge mengingatkan bahwa MTs Nurul Taqwa merupakan satu-satunya sekolah setingkat Tsanawiyah di Sorowako, sehingga keberlangsungannya sangat penting bagi warga setempat. Ia berharap para siswa tetap melanjutkan pendidikan mereka di sekolah tersebut.
Wakil Ketua Yayasan, Nursiah, juga menyampaikan harapan agar pemerintah bisa membantu pembenahan gedung dan memberi perhatian lebih kepada para guru yang mengajar di sana.
Saat ini, MTs Nurul Taqwa memiliki 13 guru terdiri dari sembilan laki-laki dan empat perempuan serta 66 siswa. Kondisi ini membuat kebutuhan pembenahan fasilitas menjadi semakin mendesak.
Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperbaiki sarana pendidikan di MTs Nurul Taqwa Sorowako sehingga proses belajar mengajar di sekolah tersebut dapat berjalan lebih baik.



