JAEJA.ID — Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menghadiri acara silaturahmi bersama Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang difasilitasi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ini menjadi ajang dialog antara pemerintah pusat dan masyarakat Luwu Raya, khususnya terkait aspirasi pembentukan daerah otonomi baru (DOB).
Pertemuan tersebut dihadiri para kepala daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, mahasiswa, serta sejumlah anggota DPR dan DPRD dari wilayah Luwu Raya. Turut hadir pula anggota Komisi II DPR RI, Taufan Pawe.
Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Puspawati hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, termasuk Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Jihadin Peruge, serta beberapa pejabat daerah lainnya.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan bahwa pertemuan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung terkait rencana pembentukan DOB di wilayah Luwu Raya.
Menurutnya, berbagai tokoh masyarakat, anggota DPRD, dan mahasiswa telah menyampaikan pandangan mereka kepada Ketua Komisi II DPR RI mengenai harapan pembentukan daerah baru, termasuk rencana DOB Luwu Tengah.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan saat ini masih menunggu kebijakan resmi dari pemerintah pusat terkait kelanjutan proses pemekaran wilayah tersebut. Sebelumnya, usulan pembentukan DOB Luwu Tengah telah diselesaikan secara administratif dan diserahkan ke pemerintah pusat.
Sementara itu, Wakil Bupati Puspawati Husler menyambut baik pertemuan tersebut karena menjadi kesempatan penting bagi masyarakat Luwu Raya untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah pusat.
Menurutnya, dialog seperti ini sangat dibutuhkan agar proses pembentukan daerah otonomi baru dapat berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Silaturahmi ini sangat positif karena memberi kesempatan kepada masyarakat Luwu Raya untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Kita berharap prosesnya berjalan dengan baik sesuai mekanisme yang ada,” ujar Puspawati.



