Jaeja.id
Jumat, 8 Mei 2026
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena
No Result
View All Result
Jaeja.id
No Result
View All Result
Home News

Penguasaan Lahan Laoli Disorot, Pemkab Lutim Tegaskan Bukan Konflik Agraria

adminsuper by adminsuper
7 Mei, 2026
in News
0 0
0
Land clearing atau pembersihan lahan Pemkab Luwu Timur di Dusun Laoli yang akan dikelola PT IHIP, Rabu (29/03/2026). Foto: Jaeja.id

Land clearing atau pembersihan lahan Pemkab Luwu Timur di Dusun Laoli yang akan dikelola PT IHIP, Rabu (29/03/2026). Foto: Jaeja.id

Share on FacebookShare on XShare on Whatsapp

JAEJA.id – Sorotan mahasiswa terhadap penguasaan kembali lahan Pemkab Luwu Timur di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, tampaknya salah sasaran.

Apalagi para aktivis menyebut penguasaan lahan itu sebagai konflik agraria.

Faktanya, Pemkab Luwu Timur hanya mengambil kembali lahan yang selama ini digarap oleh warga.

Demikian dikatakan Kabag Pemerintahan Luwu Timur, Andi Muhammad Reza menanggapi aksi unjuk rasa mahasiswa di Makassar.

“Jadi tidak tepat kalau dikatakan konflik agraria, yang terjadi adalah selama ini masyarakat memanfaatkan lahan yang merupakan aset pemerintah daerah,” jelas Reza.

Sebagai informasi, pada Kamis (7/5/2026) sekelompok aktivis yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur menggelar aksi di Kejati Sulsel dan Polda Sulsel.

Mahasiswa menyoroti dugaan korupsi, pengelolaan APBD, dan konflik agraria.

Dalam aksi itu, mahasiswa juga menuntut penanganan serius terkait penggusuran lahan di Dusun Laoli.

Mereka meminta aparat memastikan perlindungan hukum dan hak masyarakat terdampak.

Seperti diketahui, lokasi kawasan industri di Lampia, Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili telah bersertifikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Nomor Induk Bidang (NIB) 20.26.000001429.0 atas nama Pemegang Hak, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Lahan seluas 394,5 hektare itu merupakan lahan dari PT Inco (kini PT Vale Indonesia tbk) yang diberikan kepada Pemkab Luwu Timur sebagai kompensasi proyek PLTA Karebbe.

Proses land clearing juga tengah berjalan menyusul warga yang selama ini bertahan telah menerima nilai ganti rugi tanaman dan bangunan yang dihitung Jasa Penilai Publik (KJPP).

KJPP adalah lembaga resmi berizin menteri keuangan yang menyediakan jasa penilai independen (appraisal) untuk menentukan nilai wajar aset.

Terdapat seratusan orang sebagai penerima kerohiman, bentuk ganti rugi dari tanaman dan bangunan warga di lokasi PSN PT IHIP.

Terkait nilai harga sewa, pemerintah kata Reza tidak pernah menentukan harga secara sepihak.

“Melainkan murni ditetapkan tim apprasial independen. Tim penilai ini netral dan punya standar profesional, harga objektif. bukan asal tebak dari pemerintah,” imbuh Reza.(kin)

Tags: Kabag Pemerintahan Luwu Timurkonflik agrariaLampialaolipemkab luwu timurPT IHIP
Previous Post

Astra Isuzu Hadir Lebih Dekat, Buka Aftersales Point di Malili

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

  • Atlet taekwondo Luwu Timur meraih prestasi gemilang di babak kualifikasi Porprov Sulsel 2026, di GOR Sudiang Makassar, 28-30 November 2025. Foto: IST

    22 Atlet Taekwondo Lutim Lolos Porprov Sulsel 2026, Ini Daftar Namanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Peringatan Keras Bupati Irwan Buat CPNS dan PPPK yang Baru Terima SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Luwu Timur Percepat Penyerahan SK CPNS dan PPPK 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Link Live Streaming Perslutim vs Luwu Utara, Beberapa Saat Lagi Kick Off

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Mulai TC, PSSI Luwu Timur Agendakan 4 Kali Uji Coba Sebelum Tampil di Pra Porprov Sulsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Recent Posts

  • Penguasaan Lahan Laoli Disorot, Pemkab Lutim Tegaskan Bukan Konflik Agraria
  • Astra Isuzu Hadir Lebih Dekat, Buka Aftersales Point di Malili
  • Deklarasi Sekolah Bersinar: PT Vale Dukung Pelajar Perang Lawan Narkoba
  • PT Vale Berkontribusi Sukseskan Seminar Nasional PGRI di Sorowako, Demi Kemajuan Pendidikan Lutim
  • Seminar Nasional PGRI di Sorowako, Bupati Irwan Paparkan Program Pendidikan di Lutim

Recent Comments

  1. Hasil Survei Pilkada Luwu Timur September 2024: Petahana Lemah di Semua Segmen - Jaeja.id mengenai 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya
  2. 4 Siswi SDN 169 Bayondo Raih 4 Medali di Turnamen Taekwondo Antar Pelajar se-Luwu Raya - Jaeja.id mengenai Demi Pemerataan Pembangunan di Luwu Timur, IBAS-Puspa Programkan Rp2 Miliar per Desa
Jaeja.id

© 2024 JAEJA.ID

JAEJA.ID - Jurnal Edukasi dan Sejarah

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • News
  • Edukasi
  • Historia
  • Cek Fakta
  • Kolom
  • Arena

© 2024 JAEJA.ID