JAEJA.id – Turnamen Panahan Tradisional Bupati Cup II Luwu Timur 2026 semakin menarik perhatian setelah sejumlah atlet nasional memastikan keikutsertaan mereka.
Kejuaraan yang berlangsung pada 29–30 Agustus 2026 di Lapangan Puncak Indah, Malili, tersebut akan menghadirkan persaingan para pemanah terbaik dari berbagai daerah Indonesia.
Ketua PORDASI Berkuda Memanah Luwu Timur, Firman Udding, memastikan persiapan turnamen terus berjalan sesuai rencana.
Panitia juga telah mendapatkan rekomendasi dari Pengurus Provinsi PORDASI Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah rekomendasi dari Pengprov PORDASI Sulsel sudah ada, sementara pendaftaran peserta dan proses perizinan terus kami lengkapi,” ujar Firman, yang juga Anggota DPRD Luwu Timur dari PKS.
Atlet Berprestasi Siap Adu Kemampuan
Firman mengungkapkan beberapa nama besar dunia panahan tradisional telah mengonfirmasi kehadiran mereka dalam ajang tersebut.
Salah satunya Mutasar asal Aceh yang merupakan juara dunia panahan tradisional Turki tahun 2024.
Selain itu, Ilyas Nasa asal Sulawesi Selatan juga akan tampil setelah meraih posisi ketiga kejuaraan dunia Korea Selatan 2025.
Pemanah berprestasi lainnya, Purnama dari Sulawesi Tengah, turut dipastikan hadir dengan catatan sebagai juara nasional dan pemenang Mandalika.
Menurut Firman, kehadiran atlet unggulan tersebut akan meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus menjadi inspirasi bagi atlet muda lokal.
“Bupati Cup II menjadi ajang kompetisi sekaligus mempererat silaturahmi komunitas panahan tradisional seluruh Indonesia,” katanya.
Dorong Prestasi dan Ekonomi Daerah
Selain menjadi wadah pembinaan olahraga, Firman menilai turnamen ini memiliki peluang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Luwu Timur.
Kehadiran atlet, pelatih, dan pendamping dari berbagai daerah diperkirakan dapat meningkatkan aktivitas usaha lokal, mulai dari hotel, kuliner, transportasi, hingga UMKM.
Ia berharap Bupati Cup II dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang memperkuat posisi Luwu Timur sebagai daerah pengembangan panahan tradisional.



