JAEJA.id – Pertumbuhan industri membawa konsekuensi baru bagi lalu lintas Luwu Timur yang semakin ramai setiap waktu.
Peningkatan arus kendaraan membuat keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian serius Satuan Lalu Lintas Polres Luwu Timur.
Kasat Lantas Luwu Timur Iptu Malkadri Ibrahim mendorong perusahaan membangun fasilitas penyeberangan khusus bagi kendaraan.
Usulan tersebut diarahkan untuk mengurangi aktivitas penyeberangan internal industri yang masih melintasi jalan nasional secara langsung.
Menurut Malkadri, aspek keselamatan harus menjadi pertimbangan utama ketika aktivitas industri terus mengalami perkembangan signifikan.
“Jalan poros nasional tidak semestinya terganggu frekuensi kendaraan internal perusahaan yang semakin meningkat,” kata Iptu Malkadri saat diskusi santai dengan pengurus cabang JMSI Luwu Timur di Warkop Qlan, Selasa (18/08/2026).
Karena itu, perusahaan didorong memikirkan pembangunan jembatan penyeberangan flyover atau underpass internal sebagai solusi keselamatan jangka panjang.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat volume kendaraan diperkirakan terus bertambah seiring perkembangan aktivitas industri daerah tersebut.
Malkadri juga menyampaikan rencana pemeriksaan terhadap standar operasional prosedur perusahaan terkait sistem keselamatan perlintasan kendaraan.
Pemeriksaan tersebut nantinya mencakup kondisi penerangan pada titik perlintasan, terutama ketika aktivitas berlangsung malam hari.
Selain pemeriksaan SOP, kepolisian akan mendorong tersedianya fasilitas khusus agar kendaraan internal tidak mengganggu pengguna jalan.
Bagi Satlantas, pembangunan fasilitas penyeberangan khusus menjadi bagian penting menghadapi pertumbuhan kendaraan industri mendatang.
Dorongan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perkembangan industri perlu berjalan beriringan dengan perlindungan keselamatan masyarakat.(kin)



