JAEJA.id – Tak hanya atlet, pelatih yang berhasil mengantarkan anak asuhnya meraih medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 juga disiapkan bonus.
Bahkan, seorang pelatih berpeluang menerima bonus hingga Rp100 juta jika atlet binaannya meraih emas pada 10 nomor berbeda.
Ketua KONI Luwu Timur, Herawan Raditya, menjelaskan bahwa bonus bagi pelatih ditetapkan sebesar Rp10 juta untuk setiap nomor yang menghasilkan medali emas bagi atlet asuhannya.
Skema tersebut menjadi bagian dari kebijakan apresiasi yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama DPRD dan KONI untuk para peraih medali di Porprov 2026 yang digelar di Bone-Wajo.
“Yang menarik adalah bonus untuk pelatih. KONI Lutim menetapkan setiap pelatih yang anak asuhnya meraih medali emas akan mendapat bonus Rp10 juta per nomor,” terang Herawan dalam diskusi bersama pengurus JMSI Luwu Timur di Warkop Qlan, Malili, Senin (26/10/2026).
Sepuluh Emas, Bonus Bisa Rp100 Juta
Herawan memberikan gambaran mengenai perhitungan bonus tersebut.
Jika seorang pelatih renang memiliki atlet yang meraih medali emas pada 10 nomor berbeda, pelatih itu berhak memperoleh bonus sebesar Rp100 juta.
“Misalnya pelatih renang, sejumlah atletnya meraih medali emas di 10 nomor berbeda, maka otomatis ia akan mendapat bonus Rp100 juta,” rincinya.
Besaran bonus itu dihitung berdasarkan jumlah nomor yang menghasilkan emas, bukan semata-mata jumlah atlet yang dibina.
Karena itu, perolehan emas pada beberapa nomor berbeda dapat meningkatkan total bonus yang diterima pelatih sesuai skema yang ditetapkan KONI.
Apresiasi bagi Pembinaan Atlet
Sekretaris KONI Luwu Timur, Irwan menambahkan kebijakan tersebut menempatkan pelatih sebagai salah satu pihak yang mendapat penghargaan atas pencapaian olahraga daerah.
“Peran pelatih tidak terpisahkan dari persiapan atlet, mulai dari latihan hingga menghadapi persaingan di arena pertandingan,” terang Irwan.
Adapun untuk bonus atlet seperti diberitakan sebelumnya, dibagi dalam beberapa kelompok. Mulai individu hingga tim yang juga dibedakan sesuai jumlah atlet dalam satu tim.



