JAEJA.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur bersama PT Vale Indonesia kembali memperkuat upaya pencegahan penyakit dengue dengan mengaktifkan Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J).
Langkah tersebut ditandai melalui Pertemuan Lintas Program yang digelar di Aula Sasana Praja, Kantor Bupati Luwu Timur, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi awal pelaksanaan Lomba Desa dan Sekolah Pengendali Jentik Tahun 2026.
Sebanyak sembilan desa dan satu sekolah tingkat SMP yang berada dalam wilayah binaan sembilan puskesmas akan berpartisipasi dalam program tersebut.
Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Luwu Timur, Wardan, mengatakan keberhasilan menurunkan kasus dengue selama beberapa tahun terakhir tidak boleh membuat masyarakat lengah.
“Luwu Timur merupakan daerah endemis. Virus dan nyamuk pembawanya masih ada di sekitar kita. Jika pemberantasan sarang nyamuk mengendur, potensi peningkatan kasus bisa kembali terjadi,” ujar Wardan.
Menurutnya, lomba ini dirancang untuk membangun kebiasaan hidup bersih dan memperkuat peran keluarga dalam mencegah berkembangnya jentik nyamuk di lingkungan rumah.
Selain menyasar masyarakat, program tersebut juga melibatkan sekolah agar siswa memiliki kesadaran sejak dini terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kompetisi ini menjadi langkah awal membangun kemandirian masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas jentik nyamuk,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Dinas Kesehatan dan PT Vale juga menandatangani komitmen bersama sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program pengendalian dengue di Luwu Timur.(*)



