JAEJA.id – Mimpi Perslutim U13 melangkah ke partai final Piala Soeratin U13 musim 2026-2027 memang harus terhenti.
Namun, perjuangan para pemain muda asal Luwu Timur justru meninggalkan kebanggaan besar setelah berhasil menutup turnamen dengan predikat Juara 3 Bersama.
Hasil tersebut diraih setelah Perslutim U13 menghadapi tim kuat Angin Mammiri U13 pada babak semifinal di Lapangan Zipur Sakeang 8/SMG, Kabupaten Maros, Kamis (18/6/2026).
Meski harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 2-4, semangat juang para pemain mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Bangkit Meski Sempat Tertinggal
Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Perslutim langsung tertinggal melalui gol cepat lawan pada menit kedua. Namun, tekanan itu tidak membuat mental para pemain runtuh.
Rafiuddin sukses membangkitkan harapan tim lewat gol spektakuler pada menit ke-22 yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Angin Mammiri kembali menjauh melalui gol penalti dan serangan balik cepat.
Perslutim sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Fhinner setelah jeda water break, tetapi gol tambahan lawan di penghujung laga memastikan kemenangan Angin Mammiri.
Prestasi Jadi Modal Masa Depan
Meski gagal menembus final, pencapaian hingga semifinal dinilai menjadi hasil positif bagi pembinaan sepak bola usia dini di Luwu Timur.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Safaat DP, memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh pemain, pelatih, dan ofisial selama mengikuti turnamen.
“Anak-anak telah menunjukkan perjuangan luar biasa. Prestasi ini menjadi langkah awal untuk terus berkembang dan meraih hasil yang lebih baik pada masa mendatang,” ujar Safaat.
Keberhasilan membawa pulang gelar Juara 3 Bersama menjadi bukti bahwa bibit-bibit pesepak bola muda Luwu Timur memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.(*)



