JAEJA.id – Badan Anggaran (Banggar) meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program revitalisasi yang mendapat pendanaan dari pemerintah pusat.
Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan anggaran yang telah digunakan benar-benar menghasilkan pembangunan berkualitas dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Banggar menilai pemeriksaan tidak boleh berhenti pada pertanyaan apakah sebuah program telah selesai dilaksanakan.
“Sejumlah aspek perlu diperiksa secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan kegiatan, kualitas pekerjaan, hingga ketepatan sasaran program,” jelas Juru Bicara Banggar DPRD Luwu Timur, Alamsyah.
Kualitas Pembangunan Jadi Sorotan
Menurut Banggar, keberhasilan program tidak cukup diukur dari selesainya pekerjaan atau besarnya anggaran yang terserap.
Pemerintah perlu memastikan hasil pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan manfaat secara optimal dalam jangka panjang.
Evaluasi juga diperlukan untuk menemukan berbagai kekurangan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan program.
“Jangan hanya melihat apakah pekerjaan sudah selesai, tetapi juga apakah hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” menjadi penekanan dalam rekomendasi tersebut.
Hasil Evaluasi Jadi Dasar Perbaikan
Banggar meminta hasil evaluasi digunakan sebagai bahan memperkuat pengawasan dan akuntabilitas pemerintah.
Setiap temuan yang muncul diharapkan menjadi pembelajaran untuk memperbaiki perencanaan maupun pelaksanaan program revitalisasi berikutnya.
Langkah tersebut dinilai penting agar penggunaan anggaran pusat tidak sekadar berorientasi pada realisasi belanja.
Pemerintah diharapkan memastikan setiap program berjalan efektif, tepat sasaran, berkualitas, dan memiliki manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan evaluasi yang konsisten, anggaran pembangunan diharapkan mampu menghasilkan dampak yang lebih nyata, bukan sekadar angka serapan dalam laporan pemerintah.(kin)



