JAEJA.id – Ketekunan santri Pondok Pesantren Ittihad Al-Ummah Ussu menghafal Al-Qur’an hingga 30 juz mendapat perhatian anggota DPRD Lwu Timur, Firman Udding.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (30/10/2026), dalam rangkaian Maulid Nabi dan wisuda santri penghafal Al-Qur’an.
Para santri yang mengikuti wisuda memiliki capaian hafalan Al-Qur’an beragam, mulai satu juz hingga mencapai 30 juz.
Firman yang hadir di acara tersebut menilai capaian tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang dengan ketekunan, kesabaran, dan kedisiplinan.
Menurut legislator PKS itu, keberhasilan para santri juga tidak terlepas dari dukungan orang tua serta bimbingan ustaz dan ustazah.
“Ini pencapaian luar biasa yang lahir dari ketekunan, kesabaran, kedisiplinan, doa, dukungan orang tua, dan bimbingan,” ujar Firman.
Ia berharap hafalan Al-Qur’an yang telah diraih menjadi bekal membentuk karakter serta akhlak para santri dalam kehidupan.
Firman juga menyebut peringatan Maulid Nabi menjadi kesempatan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat.
“Semoga setiap ayat yang telah dihafalkan menjadi cahaya kehidupan dan penuntun dalam setiap langkah santri,” katanya.
Firman berharap para hafizh dan hafizhah terus menjaga hafalan serta tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlak.
Ia juga berharap para santri kelak mampu memberi manfaat bagi masyarakat melalui ilmu, keteladanan, dan pengamalan Al-Qur’an.(kin)


