JAEJA.ID – Beasiswa untuk mahasiswa asal Luwu Timur naik dari Rp4 juta per tahun menjadi Rp6 juta per tahun, jika Irwan Bachri Syam dan Puspawati Husler (Ibas-Puspa) menang pada Pilkada 2024.
Pemberian beasiswa juga akan dipercepat. Jika sebelumnya, mahasiswa Lutim baru terima beasiswa setelah semester 3, maka nantinya dimulai sejak berstatus mahasiswa baru atau semester pertama.
Demikian salah satu program unggulan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur, nomor urut 3, Ibas-Puspa.
Kriteria penerima beasiswa pun diperlonggar, tidak akan dibatasi hanya untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.
BACA JUGA: Hasil Survei Pilkada Luwu Timur September 2024: Petahana Lemah di Semua Segmen
Program Ibas-Puspa ini disambut baik oleh para orang tua, utamanya emak-emak.
Seperti terlihat pada pertemuan di Desa Baruga, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Rabu 2 Oktober 2024.
Juru Kampanye Ibas Puspa, Najamuddin, dengan tegas menantang pihak-pihak yang meragukan visi dan misi Ibas-Puspa.
“Kalau ada yang bilang visi misi Ibas-Puspa tidak masuk akal, suruh mi pilih Ibas-Puspa, nanti kita buktikan program kita bukan sekadar program,” ucap kader Partai Golkar itu.
Dalam kesempatan itu, Najamuddin juga memaparkan program unggulan Ibas-Puspa yang digadang-gadang akan membawa perubahan besar bagi Luwu Timur.
Program tiga kartu sakti Ibas-Puspa, yang menjadi program prioritas, masing-masing dirancang untuk menjawab kebutuhan utama masyarakat, yakni kartu sehat, kartu pintar, dan kartu Lansia.
BACA JUGA: Rincian Formasi PPPK 2024 di Berbagai Instansi, Peluang Honorer dan Non-ASN
Najamuddin menjelaskan, Kartu Luwu Timur Pintar ini untuk meringankan beban orang tua dalam membiayai pendidikan anak-anak mereka.
Tak hanya sekadar program, kartu ini memberikan jaminan berupa seragam gratis, beasiswa, hingga bantuan pendidikan lainnya yang dijamin akan meringankan beban keluarga di Luwu Timur.
“Nilai beasiswa akan naik dari Rp4 juta menjadi Rp6 juta/tahun, yang akan diberikan sejak tahun pertama kuliah,” katanya.



