JAEJA.ID – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur resmi menyerahkan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dalam sidang Paripurna DPRD yang digelar Kamis, 10 April 2025.
Sekretaris Daerah Bahri Suli hadir mewakili Bupati Irwan Bahri Syam (Ibas) untuk menyampaikan dokumen tersebut di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Luwu Timur.
Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte memimpin sidang paripurna penyerahan RPJMD itu, bersama Wakil Ketua II, Harisah Suharjo.
Seluruh anggota dewan, unsur Muspida, serta jajaran perangkat daerah turut hadir dalam forum penting yang di ruang sidang utama DPRD.
BACA JUGA: Bupati Ibas Soroti Kualitas Proyek Islamic Center Malili
Dalam sambutannya, Bahri Suli memaparkan garis besar rancangan awal RPJMD yang akan menjadi pijakan pembangunan Kabupaten Luwu Timur lima tahun ke depan.
Di akhir sesi, ia menyerahkan dokumen Ranwal RPJMD secara simbolis kepada Ketua DPRD untuk kemudian dibahas dalam tahapan sidang berikutnya.
Namun rapat paripurna penyerahan RPJMD itu menuai protes dari anggota DPRD dari Partai Gerindra, Sarkawi A. Hamid.
Ia menyesalkan ketidakhadiran Bupati maupun Wakil Bupati dalam forum yang menurutnya sangat strategis bagi masa depan daerah.
“Ini momentum penting. Kalau pun Bupati berhalangan, seharusnya Wakil Bupati hadir. Kita membahas dokumen yang akan jadi ‘kitab suci’ pembangunan lima tahun ke depan. Jangan anggap sepele,” tegas Sarkawi dalam intervensinya.
BACA JUGA: Pemkab Luwu Timur Kampanye Gerakan Lebaran dan Mudik Minim Sampah
Bupati Tidak Wajib Hadir
Meski demikian, ketidakhadiran kepala daerah dalam sidang penyampaian awal RPJMD tidak melanggar aturan.
Berdasarkan Pasal 159 ayat (4) Tata Tertib DPRD Luwu Timur Tahun 2025, kewajiban kehadiran Bupati hanya berlaku dalam rapat pengambilan keputusan atas rancangan Perda, bukan pada tahap awal penyampaian.
Dengan demikian, kehadiran Sekda dianggap sah secara administratif, meski secara etika kehadiran kepala daerah memang lebih ideal.
Informasi yang beredar menyebutkan Bupati Irwan tengah menghadiri ritual adat Mattompang Arajang di Bone, sedangkan Wakil Bupati menghadiri perayaan Hari Jadi Kota Palopo.



