Budi menjelaskan bahwa, panen raya di salah satu desa binaannya ini merupakan bentuk nyata kerja sama tersebut.
“Hari ini, Insha Allah, kita melaksanakan panen raya di salah satu desa binaan kami. Ada 5 sampai 6 desa penghasil padi, salah satunya Desa Wanasari dengan luas sekitar 400 hektar, sementara sisanya adalah kawasan perkebunan,” jelasnya.
Kajari Lutim berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat. Dan semoga ke depan pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder dan Forkopimda dapat terus bergandengan tangan memajukan masyarakat Luwu Timur ke arah yang lebih baik.
“Ini sejalan dengan tagline HUT ke-22 Luwu Timur dan juga tagline kami di Kejaksaan: ‘From Luwu Timur to Indonesia.’ Kami berharap seluruh anak muda Luwu Timur suatu saat bisa menjadi pemimpin bangsa ini,” pungkas Budi Nugraha.
Panen raya ini menjadi bukti nyata sinergi antara Kejaksaan Negeri dan Pemerintah Daerah dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah Luwu Timur.
Usai memanen secara simbolis, Bupati bersama Forkopimda turut naik mesin combine harvester untuk memanen langsung padi di lahan persawahan warga.
Setelah itu, rombongan juga menyaksikan proses penjualan gabah hasil panen yang diserahkan kepada Perum Bulog, sebagai langkah untuk memastikan hasil pertanian petani terserap dengan baik dan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. (kominfo-sp)



