“Beliau tokoh berpengalaman. Kami akan terus meminta nasihat dari beliau dalam membangun daerah,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Opu Andi Hatta Marakarma menyampaikan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh Datu Luwu.
“Ini bukan jabatan biasa, ini adalah warisan leluhur yang harus dijaga dengan segenap jiwa,” katanya dengan penuh haru.
Ia mengakui bahwa tanggung jawab tersebut bukan hal ringan, melainkan sebuah beban moral yang besar.
“Saya lebih takut pada sanksi adat dibanding sanksi hukum negara. Karena adat adalah harga diri,” ucapnya.
Ia berharap pengukuhan ini menjadi jalan untuk semakin mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat.
“Mohon doa dari semua pihak agar saya bisa menjalankan amanah ini dengan baik,” tutupnya dalam sambutan.
Acara pengukuhan berlangsung lancar dan disambut hangat oleh seluruh tamu undangan yang hadir.
Momen ini diharapkan menjadi titik balik dalam memperkuat jati diri dan identitas budaya masyarakat Luwu Timur.(kominfo sp)



