“Kita butuh pembangunan yang membumi, berakar pada kearifan lokal. Dan peran lembaga adat sangat penting dalam hal ini,” jelasnya.
Ia menyoroti bahwa peran Mincara harus dimaksimalkan untuk merawat nilai-nilai adat dan membentuk karakter generasi muda Luwu.
“Nilai lokal harus hidup dalam keseharian agar masyarakat tidak tercerabut dari akar budayanya,” tegas Jihadin.
Pengukuhan Andi Hatta sebagai Mincara Malili disambut hangat oleh masyarakat dan tokoh adat yang hadir dari berbagai wilayah di Luwu Raya.
Tampak pula hadir Pj Wali Kota Palopo Firmanza DP, jajaran Forkopimda, dan undangan dari berbagai kalangan yang turut menyaksikan prosesi sakral tersebut.
Prosesi adat berlangsung dengan penuh khidmat, diawali dengan pembacaan riwayat singkat jabatan adat dan dilanjutkan dengan pengikraran sumpah sebagai Mincara.(kin)



